Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Badan Gizi Nasional Sebut Sudah Sesuaikan Menu Makan Bergizi Gratis agar Disukai Anak

Badan Gizi Nasional mengatakan sudah menyesuaikan menu Makan Bergiz Gratis agar disukai anak-anak.

31 Oktober 2024 | 20.41 WIB

Dadan Hindayana saat dilantik menjadi Kepala Badan Gizi oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin 19 Agustus 2024. TEMPO/Subekti
Perbesar
Dadan Hindayana saat dilantik menjadi Kepala Badan Gizi oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin 19 Agustus 2024. TEMPO/Subekti

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengatakan pihaknya sudah menyesuaikan menu Makan Bergizi Gratis agar disukai anak-anak. Dia menyebut penyesuaian menu ini sudah melibatkan ahli gizi di daerah masing-masing.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

“Kami ini hanya akan menentukan standar komposisi gizi, menunya akan ditentukan oleh ahli gizi di lokasi masing,” kata Dadan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 31 Oktober 2024.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Dalam merancang komposisi gizi, kata Dadan, para ahli gizi juga mendeteksi makanan apa yang disukai dan tidak disukai anak-anak. Ia pun mencontohkan uji coba yang telah di lakukan di Warung Kiara, Sukabumi.

Menurut Dadan, anak-anak di Sukabumi tidak senang menyantap ayam, tapi ingin diberi makan daging sapi setiap hari. Kemudian, kata Dadan, mereka hanya bisa makan ikan yang bentuknya utuh dan terlihat seperti ikan.

Dadan juga mengklaim 60 persen dari target uji voba di Sukabumi tidak biasa menyantap makanan bergizi. “Setelah 10 bulan berlangsung, tidak pernah ada yang keracunan satupun,” kata Dadan.

Sebelum dilaksanakan pada 2025, Badan Gizi Nasional masih akan melakukan uji coba Makan Bergizi Gratis di 100 titik pada akhir 2024. Meski tersebar di seluruh Indonesia, Dadan mengatakan sebagian besar lokasinya berada di Pulau Jawa.

Makan Bergizi Gratis merupakan program unggulan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Selain anak sekolah, program ini juga akan menyasar balita dan ibu hamil. Program ini mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 71 triliun yang diambil dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus