Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Pesantren Krapyak: Kiai Ma'ruf Amin Jangan Tinggalkan Keulamaan

Ida Fatimah berharap Ma'ruf Amin jika terpilih dalam pilpres tetap setia menjadi panutan seperti saat ini dengan keulamaan yang ada padanya.

14 Oktober 2018 | 17.47 WIB

Image of Tempo
Perbesar
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Ma'ruf Amin mengunjungi Pondok Pesantren Krapyak, Minggu, 14 Oktober 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Yogyakarta - Calon wakil presiden Ma'ruf Amin mengawali rangkaian kunjungan ke Yogyakarta dengan berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Minggu, 14 Oktober 2018.

Dalam lawatan ke pondok pesantren itu Ma'ruf mendapatkan berbagai pesan dan harapan dari sejumlah tokoh pondok. Khususnya jika Maruf berhasil terpilih sebagai wakil presiden mendampingi calon presiden Joko Widodo dalam pemilu 2019 mendatang.

Baca: Kunjungi Pesantren Yogyakarta, Ma'ruf Amin: Saya Enggak Kampanye

"Harapan kami kepada Kyai Mar'uf hanya satu, jika berhasil (dalam pilpres) dalam kiprahnya nanti agar tidak meninggalkan nilai dan prinsip keulamaan," ujar salah satu tokoh Pondok Pesantren Krapyak Ida Fatimah Zainal Abidin.

Ida merupakan istri mendiang Kiai Zainal Abidin, pengasuh Pondok Pesantren Krapyak yang disegani. Semasa hidup, Zainal Abidin juga kerap dimintai nasihat sejumlah tokoh, mulai dari Wakil Presiden Jusuf Kalla juga mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Ida juga berharap Ma'ruf Amin jika terpilih dalam pilpres tetap setia menjadi panutan seperti saat ini dengan keulamaan yang ada padanya. "Karena ulama itu yang utama adalah pendapat dan kebijaksanaannya. Kiai Ma'ruf bukan hanya milik NU, tapi milik semua," ujar Ida.

Simak: Ma'ruf Amin Bantah Berkampanye di Pesantren Krapyak Yogya

Pengasuh pondok pesantren Krapyak lain, Muhtahrom Ahmad, menuturkan sebagai tokoh Nahdlatul Ulama, Ma'ruf Amin diharapkan bisa senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang majemuk ke depan.

"Kami berharap Pak Kiai Ma'ruf Amin bisa menjaga bangsa ini tetap bersatu, tidak gampang terpengaruh berita bohong, dan membawa demokrasi yang sehat, kalah menang tetap bersahaja dan terhormat," ujar Ahmad.

PRIBADI WICAKSONO

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus