Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pendidikan

Tingkat Penggunaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Turun

Satgas COVID-19 menyatakan bahwa tingkat pemakaian tempat tidur pasien di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet mengalami penurunan

29 Oktober 2020 | 09.46 WIB

Image of Tempo
Perbesar
Sebuah ambulans memasuki area RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 16 Sepetember 2020. Pada Rabu (16/9) pagi tadi, tidak ada antrean ambulans menuju pintu masuk Rumah Sakit Wisma Atlet. Hanya sesekali ambulans masuk ke rumah sakit melewati jalur satu itu. TEMPO/Muhammad Hidayat

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyatakan bahwa tingkat pemakaian tempat tidur pasien (Bed Occupancy Rate/BOR) di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta turun menjadi 44,8 persen pada 28 Oktober 2020, setelah sempat mencapai sekitar 90 persen pada akhir September 2020.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Penurunan BOR ini dapat memberikan ruang bagi dokter dan tenaga medis untuk melakukan konsolidasi dan rileksasi," kata Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo dalam keterangannya, Kamis 29 Oktober 2020.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Penurunan tingkat pemakaian tempat tidur pasien di RSD Wisma Atlet, menurut dia, menunjukkan bahwa pasien yang sembuh dari COVID-19 semakin banyak dan upaya pencegahan penularan virus corona membuahkan hasil.

Doni mengatakan bahwa penurunan BOR memungkinkan para dokter dan tenaga medis yang selama ini terus bekerja menangani pasien beristirahat sejenak untuk memulihkan diri.

"Dokter dan tenaga medis sudah bekerja keras untuk melakukan pengobatan pasien COVID-19 dan saat inilah mereka dapat beristirahat sejenak untuk memulihkan tenaga dan pikiran mereka," kata Doni, yang mengunjungi RSD Wisma Atlet pada Rabu 28 Oktober 2020.

Dia meminta seluruh warga disiplin menjalankan protokol kesehatan, termasuk selama masa libur panjang akhir pekan, supaya penularan COVID-19 bisa terus ditekan dan tingkat pemakaian tempat tidur rumah sakit tidak naik lagi.

Doni menekankan pentingnya disiplin menjalankan 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau cairan pembersih tangah, serta menjaga jarak untuk mencegah penularan virus corona.

"Long weekend ini dapat menimbulkan potensi tambahan jumlah positif COVID-19. Karenanya, kami tak henti untuk terus mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan," kata Doni Monardo.

Menurut data Satuan Tugas per 28 Oktober 2020, sebanyak 325.793 dari total 400.483 orang yang dikonfirmasi terserang COVID-19 sudah dinyatakan sembuh.

#pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus